ZPD

oleh Fuye Ongko, M.Psi

3 huruf pada judul artikel ini seringkali terlupakan dalam pembahasan mengenai psikologi perkembangan anak. ZPD merupakan kepanjangan dari Zone of Proximal Development , sebuah konsep yang dikembangkan oleh Lev Vygotsky seorang psikolog dari Uni Soviet. Menurut Vygotsky ZPD adalah selisih dari pencapaian yang bisa diperoleh oleh seseorang saat mengerjakan tugas sendirian dan saat ia mengerjakan tugas dengan pendampingan dari orang lain.

Ilustrasi ZPD

Pada pendidikan anak berkebutuhan khusus, ZPD dapat diilustrasikan sebagai berikut :

Tanpa pengarahan dari guru (terapis), seorang anak hanya dapat melakukan kontak mata selama 2 detik. Sedangkan dengan pengarahan dari guru, anak tersebut dapat melakukan kontak mata selama 5 detik. ZPD pada kemampuan kontak mata anak tersebut adalah 3 detik , bila dihitung dalam persentase = 150 %.

ZPD tidak hanya bergantung pada kehadiran orang dewasa yang membantu anak, ZPD dapat terlihat ketika anak berada bersama kelompok bermain (anak-anak lain). Karena melalui permainan , berbagai aspek perkembangan dapat meningkat. Anak yang sebelumnya tidak mengerti konsep bergiliran, saat bermain bersama teman-teman menjadi mengerti mengenai konsep bergiliran.

ZPD = Potensi

Kehadiran konsep ZPD sangat penting di dalam mendorong kemajuan anak berkebutuhan khusus. Setiap anak memiliki ZPD yang terpendam yang terus memotivasi orangtua untuk mengembangkannya.

Adalah suatu kesalahan besar apabila kita memandang anak berkebutuhan khusus sebagai individu yang tidak dapat mengalami perkembangan atau kemajuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>