SmileKids Online

Your Best Partner in Maximising Your Children's Development

oleh Fuye Ongko, M.Psi

Hari Anak Nasional pada tahun 2010 berlalu biasa-biasa saja, walaupun perkembangan dunia anak sudah sedemikian luar biasa. Era anak-anak sudah berubah, di jaman 70-80an kita belum paham benar mengenai mesin yang dinamakan komputer. Saat ini, sejak usia sekolah dasar , anak-anak (terutama di kota-kota besar) sudah paham bagaimana menggunakan internet . Facebook bukan benda asing lagi bagi mereka.

Masa kanak-kanak 3 dekade yang lalu masih dipenuhi dengan permainan-permainan tradisional yang bisa dimainkan bersama-sama. Saat ini anak cenderung berkembang menjadi pribadi yang individualis karena terbiasa dengan permainan-permainan elektronik yang umumnya dimainkan oleh satu orang atau dua orang saja.

Televisi si kotak ajaib tetap menjadi idola anak. Hanya menu di dalamnya yang berubah. Kalau dulu kita masih disajikan berbagai tayangan yang mendidik seperti Unyil, Komo dan beberapa materi pelajaran sekolah (biasa ada di salah satu televisi pemerintah-yang sekarang sudah menjadi televisi swasta), saat ini anak dijejali dengan informasi dengan tingkat kedewasaan yang tidak sesuai umur mereka, dari sinetron bertema perselingkuhan, hamil di luar nikah sampai pada infotainment dengan berita-berita yang vulgar.

Satu hal yang masih sama dari jaman ke jaman , dan ini menjadi penentu masa depan di era berikutnya adalah peranan keluarga. Peranan figur Ayah dan Ibu tidak pernah berubah, figur-figur ini adalah teladan utama di dalam keluarga, bukan televisi atau internet. Kuatnya penanaman nilai dari figur orangtua akan membentuk karakter anak. Jadilah pahlawan bagi keluarga, matahari yang selalu dilihat oleh anak karena cahayanya yang hangat dan sinarnya yang selalu menerangi. Selamat memasuki era dunia anak yang baru!

Leave a Reply