oleh Fuye Ongko, M.Psi
Debbie Phelps mengalami kesulitan yang teramat sangat dengan anaknya Michael. Anak laki-lakinya ini terlalu aktif dan seperti tidak pernah kehabisan energi. “tidak pernah duduk diam, tidak pernah menutup mulutnya, selalu bertanya, melompat kesana kemari” demikian komentar Debbie saat mengingat masa kecil Michael. Awalnya Debbie hanya berpikir kondisi itu umum terjadi pada anak laki-laki.

Michael Phelps kebanggaan Amerika
Pada usia 9 tahun, melalui pemeriksaan secara mendetail, diketahui bahwa Michael menderita ADHD. Michael harus mengikuti berbagai terapi. Debbie juga berusaha memadatkan jadwal Michael, termasuk mengikutkan Michael pada kegiatan berenang. Kegiatan ini terbukti efektif untuk penyaluran keaktifan Michael.
Sejak usia 11 tahun, Michael tidak menjalani terapi yang menggunakan obat-obatan. Melainkan lebih fokus pada kegiatan berenang dan kegiatan-kegiatan lainnya.
Prestasi Michael di dunia renang tergolong menakjubkan. Ia meraih banyak predikat juara. Dan yang paling dikenang orang ialah ketika ia berhasil memperoleh 8 medali emas pada Olimpiade Beijing 2008. Tidak habis sampai disitu, pada kejuaraan dunia renang 2009 , ia memenangkan 6 medali emas. Sampai saat ini Michael Phelps terus berprestasi di dunia renang.
Namun demikian gejala-gejala keaktifannya tetap muncul. “Michael masih tampak seperti dulu, mudah berpindah tempat, terus menerus mengetik pesan singkat, sambil berbicara kepadaku. Tetapi aku menyayanginya” , ujar Debbie Phelps.








